Keluhan saat hamil dan solusinya

Selasa, 01 Maret 2011

Pusing
Keluhan ini merupakan keluhan awal dan umum terjadi. Pengaruh hormon saat kehamilan yang menjadi penyebabnya. Hormon progesteron memicu dinding pembuluh darah melebar. Sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan tekanan darah dan membuat calon ibu merasa pusing. Keluhan ini akan hilang dengan sendirinya.
Solusinya: Penanganan yang tepat tentu harus dengan mengetahui lebih dulu penyebabnya. Bila akibat pengaruh hormonal, penanganannya cukup dengan tidur dan menghindari stres. Sementara bila karena anemia dan hipertensi, mau tidak mau harus diatasi dulu faktor penyebabnya. Sedangkan jika karena tekanan darah rendah, kurangi aktivitas dan hemat pengeluaran energi. Juga hindari gerakan mendadak seperti dari posisi duduk atau jongkok langsung ke posisi berdiri. Kalaupun merasa perlu menelan obat antisakit kepala lantaran tak kuat lagi menahannya, pilihlah yang paling aman. Salah satunya parasetamol yang masih bisa ditoleransi untuk dikonsumsi ibu hamil sekalipun tanpa resep dokter.

Yersinosis Penyakit Infeksi Bakteri Genus Yersina

Jumat, 04 Februari 2011

Yersinosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan bakteri dari genus Yersina. Di Amerika serikat menurut Centers fo Disesase Control and Prevention, banyak orang sakit disebabkan oleh salah satu spesies Y. enterocolitica. Infeksi Y. enterocolitica dapat menyebabkan sebuah varietas gejala tergantung pada umur dan infeksi. Infeksi ini sering menyerang anak-anak.
Foto Bakteri Yersinosis
Cara penularan penyakit ini melalui rute orofekol karena mengkonsumsi makanan dan minumam yang terkontaminasi oleh manusia atau binatang yang terinfeksi. Y. enterocolitica. Bakteri ini sering ditemukan pada daging babi mentah dan produk makanan yang dibuat dari daging babi.

GANGGUAN KEHAMILAN YANG HARUS DIPERIKSAKAN

Kehamilan bisa membawa kebahagiaan sekaligus ketidaknyamanan. Bahagia karena adanya kehidupan baru yang sedang berkembang dalam rahim Anda. Tidak nyaman karena berbagai keluhan yang lazim menyertai kehamilan seperti mual, muntah, dan sebagainya. Keluhan-keluhan ini bisa membuat masa kehamilan yang selayaknya menjadi masa penuh kebahagiaan berubah menjadi tidak menyenangkan. Anda mungkin juga was-was, jangan-jangan keluhan yang dialami menandai adanya gangguan pada kehamilan.
Sebenarnya, besar kemungkinan mayoritas keluhan yang Anda alami normal saja dan timbul akibat adanya perubahan hormonal atau stres/tekanan cukup berat yang dialami tubuh akibat kehamilan. Namun, tidak tertutup kemungkinan Anda mengalami gangguan yang berat dan membahayakan janin maupun diri Anda sendiri, contohnya:

PENGARUH MUSIK PADA ANAK

Penelitian membuktikan bahwa musik, terutama musik klasik, sangat mempengaruhi perkembangan IQ (Intelegent Quotien) dan EQ (Emotional Quotien) pada anak.
Seorang anak yang sejak kecil terbiasa mendengarkan musik akan lebih berkembang kecerdasan emosional dan intelegensinya dibandingkan dengan anak yang jarang mendengarkan musik. Yang dimaksud musik di sini adalah musik yang memiliki irama teratur dan nada-nada yang teratur. Tingkat kedisiplinan anak yang sering mendengarkan musik juga lebih baik dibandingkan anak yang jarang mendengarkan musik.
Dasar-dasar musik klasik secara umum berasal dari ritme denyut nadi manusia sehingga ia berperan besar dalam perkembangan otak, pembentukan jiwa, karakter, bahkan raga manusia.

STRES JANGKA PENDEK KURANGI DAYA INGAT

Stres jangka pendek yang berlangsung hanya dalam beberapa jam dapat merusak komunikasi sel otak di beberapa daerah yang berhubungan dengan kemampuan belajar dan daya ingat. Demikian yang dikatakan oleh peneliti dari University of California.
Stres berat yang berlangsung selama beberapa pekan atau bulan dapat merusak komunikasi sel di wilayah ingatan dan kemampuan belajar di otak, tapi penelitian tersebit memberi bukti pertama bahwa stres jangka pendek memiliki dampak yang sama. Studi tersebut disiarkan dalam Journal of Neurosicence.

GIZI SEIMBANG BAGI SI KECIL

Memberi makan anak bukanlah hal yang sederhana. Apalagi untuk anak di masa-masa awal pertumbuhannya. Ia tidak hanya membutuhkan asupan gizi yang memadai, tapi juga tepat dan seimbang.
Khusus untuk anak usia 4 hingga 8 bulan, susu memang tetap merupakan makanan utama yang sarat akan gizi. Beruntunglah bila ibu mempunyai ASI memadai untuk memenuhi gizi si kecil secara optimal. Tapi bagaimana halnya bila Ibu tidak mempunyai cukup ASI, atau gizi si kecil sudah tidak terpenuhi lagi hanya dengan ASI? Bagaimana cara Ibu memperkenalkan formula lanjutan atau pelengkap yang tepat bagi si kecil?

REFORMASI PRIMARY HEALTH CARE

Di masa depan Puskesmas sebaiknya tidak hanya dibina oleh Dinkes Kab/kota terkait kegiatan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM), tapi juga perlu dibina oleh RS Kab/kota terkait Upaya Kesehatan Perorangan (UKP).
Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH saat memberikan keynote speech yang bertema “Reforming Primary Health Care In Indonesia” pada Kongres Nasional Perhimpunan Dokter Komunitas dan Kesehatan Masyarakat Indonesia (PDK3MI) di Batu, Malang 21 Januari 2011.