LIMA STRATEGI OPERASIONAL TURUNKAN ANGKA KEMATIAN IBU

Jumat, 04 Februari 2011

Dalam rangka menurunkan angka kematian ibu (AKI) di Indonesia, Kementerian Kesehatan menetapkan lima strategi operasional yaitu penguatan Puskesmas dan jaringannya; penguatan manajemen program dan sistem rujukannya; meningkatkan peran serta masyarakat; kerjasama dan kemitraan; kegiatan akselerasi dan inovasi tahun 2011; penelitian dan pengembangan inovasi yang terkoordinir.Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan, dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH dalam paparan yang berjudul “Kebijakan Dan Strategi Pembangunan Kesehatan Dalam Rangka Penurunan Angka Kematian Ibu” kepada para peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana di kantor BKKBN Jakarta, 26 Januari 2011.

Waspada Terhadap Pre-eklampsia

Pre-eklampsia merupakan gejala awal dari eklampsia, yaitu keracunan dalam kehamilan. Pre-eklampsia sering muncul di trimester ketiga kehamilan. Biasanya? gangguan tersebut kerap terjadi pada usia kehamilan 20 minggu dan pada wanita yang mengandung anak pertama.
Apa saja gejalanya?
Pre-eklampsia umumnya ditandai dengan gejala-gejala sebagai berikut:
  1.  Meningkatnya tekanan darah secara drastis (hipertensi) hingga lebih dari 140/90 mmHg.

Protein Faktor Kunci bagi Diabetes Wanita

Protein di dalam pankreas kemungkinan dapat membawa pengaruh bagi mekanisme untuk penderita diabetes gestational, atau yang lebih dikenal sebagai diabetes pada wanita hamil. Pernyataan tersebut diungkapkan oleh para peneliti di University Stanford, Amerika Serikat.
Para peneliti tersebut menemukan sejenis protein, yaitu menin, yang dapat bertindak sebagai rem bagi pankreas untuk mengontrol produksi sel-sel yang dibutuhkan untuk memproduksi insulin yang dapat membantu tubuh mengubah gula menjadi energi.
Tikus yang tengah mengandung dengan melalui teknik rekayasa genetika dibuat memproduksi menin yang terlampau banyak sehingga tidak dapat membuat sel-sel yang membuat insulin, dan dikondisikan seolah-olah menjadi penderita diabetes semasa hamil.

Remaja dan Coklat

Kebanyakan remaja mengakui menyukai cokelat. Memang makanan ini tidak melihat faktor kelompok umur ataupun jenis kelamin, dikarenakan manfaatnya yang cukup banyak.
Cokelat di duga dapat menurunkan resiko serangan jantung.
Mengkonsumsi beberapa keping cokelat murni setiap hari dapat menurunkan resiko kematian akibat serangan jantung pada hampir 50% kasus. Pendapat ini diungkapkan oleh seorang peneliti dari John Hopkins University School, USA. Pada penelitiannya terungkap bahwa pembentukan gumpalan darah/trombus pada pemakan cokelat jauh lebih lambat daripada yang tidak mengkonsumsi cokelat. Hal ini tentu saja banyak benarnya karena bentukan trombus yang terlalu besar akan menyebabkan pembuluh darah jantung tersumbat dan bisa menyebabkan serangan jantung.

Makanan Penambah Energi.

Anda pasti tahu bahwa makanan terbaik yang cepat memberikan energi pada tubuh Anda adalah yang mengandung kombinasi protein dan karbohidrat.
Makanan ini tidak hanya cepat membangkitkan energi tapi juga cepat diolah. Lewat makanan kombinasi protein dan karbohidrat, Anda akan mendapatkan bahan bakar tubuh yang memadai. Ingin tahu makanan apa saja yang cepat membangkitkan energi? Ini daftar yang dikutip dari Modernmom:
Salmon asap dan roti gandum
Sebuah pilihan protein yang tinggi, salmon asap menyediakan lemak yang Anda butuhkan. Banyak mengandung vitamin D, B6, B12,  kalsium dan magnesium.

Pemicu Kanker Serviks

Pemicu Kanker Serviks. Berita terbaru, Tim peneliti gabungan telah menemukan delapan jenis tipe human papillomavirus (HPV) yang menjadi pemicu 90 persen kanker serviks di seluruh dunia. Temuan ini penting untuk pengembangan vaksin serviks yang lebih baik.
Produsen obat GlaxoSmithKline dan Merck & Co. memang telah membuat vaksin untuk mencegah kanker. Tetapi dengan ditemukannya delapan tipe HPV, vaksin bisa dikembangkan lebih baik lagi.
Kanker merupakan pembunuh wanita kedua di dunia dengan angka kematian mencapai 328 ribu setiap tahun.

PELAKSANAAN UJI OSCA PPNI KABUPATEN PEKALONGAN

Kamis, 03 Februari 2011

Pengurus Persatuan perawat Nasional Indonesia Kabupaten Pekalongan bekerja sama dengan Universitas Pekalongan telah mengadakan Uji Kompetensi untuk perawat yang dikenal dengan nama Uji OSCA .
Pelaksanaan Ujian tersebut dilaksanakan di kampus Unikal Pekalongan pada tanggal 24 dan 25 Desember 2010 . Jumlah peserta yang mengikuti ujian tersebut sebanyak 185 orang , peserta terdiri dari anggota PPNi Kabupaten Pekalongan , anggota PPNI Kota Pekalongan dan Perawat yang baru lulus.
Uji kompetensi OSCA tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan ketrampilan tenaga perawat yang bekerja di sarana pelayanan kesehatan,